News

Magazine WP Theme

Pasutri di Banyuasin Ditemukan Membusuk di Kebun Karet Milik Sendiri, Posisi Suami Duduk Leher Terjerat

BANYUASIN, staging.sriwijayaterkini.co/ – Warga Desa Muara Damai, Dusun 2 Talang Kapur, Kecamatan Sembawa Banyuasin digegerkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri (pasutri) di kebun karet miliknya sendiri pada Minggu (19/7/2026) sore.

Pasutri tersebut yaitu Jaal Dewantara (47) dan Roviko (45) yang merupakan warga Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa Banyuasin.

Saat ditemukan korban Jaal dalam dalam posisi duduk dengan leher terserah dan tergantung di pohon karet, sedangkan kotban Roviko keadaan posisi tergeletak di depan korban Jaal.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kasi Humas Iptu Abu Bakar menjelaskan kedua korban pertama kali ditemukan Aminah bersama cucunya Aisha.

[irp]

“Kedua saksi saat itu hendak pergi mandi ke rawa yang melintasi kebun karet milik korban,” terangnya.

Menurut keterangan anak korban kepada pihak kepolisian, keduanya pergi menyadap karet pada Jumat (17/7/2026) pagi.

Anggota Polsek Pangkalan Balai bersama personel Satreskrim Polres Banyuasin mendatangi tempat kejadian perkara dan lakukan olah TKP setelah menerima laporan keluarga korban.

“Saat ini kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Abu Bakar.

[irp]

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh personel bergerak cepat sejak laporan diterima guna memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur.

“Sejak informasi diterima, kami langsung mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan. Kami berkomitmen mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh melalui proses penyelidikan yang profesional, objektif, dan transparan sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum berdasarkan fakta,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan Polda Sumsel memberikan perhatian penuh terhadap proses penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Banyuasin dan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membangun opini maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada penyidik. Setiap perkembangan yang dapat disampaikan kepada publik akan kami informasikan secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

[irp]

Polda Sumatera Selatan juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut sehingga personel dapat merespons dengan cepat. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan serta membantu kelancaran proses penegakan hukum.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk mengusut setiap peristiwa secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.