News

Magazine WP Theme

Danrindam II/Sriwijaya Hadiri Sidang Wankurad TA 2025 di Kodiklatad Bandung

staging.sriwijayaterkini.co/ – Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si., M.Han., menghadiri Sidang Dewan Kurikulum Angkatan Darat (Wankurad) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung Ganesha, Kodiklatad, Bandung, Senin (15/12/2025).

Sidang Wankurad TA 2025 ini dipimpin oleh Wakil Komandan Kodiklatad (Wadan Kodiklatad) Mayjen TNI Windiyatno, dan menjadi forum strategis dalam merumuskan serta menyelaraskan kebijakan kurikulum pendidikan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Tujuan utama penyelenggaraan Sidang Wankurad adalah untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi antara Kodiklatad, Balakpus TNI AD, serta Kotama Operasi dan Kotama Pembinaan. Keselarasan tersebut diperlukan agar kurikulum pendidikan TNI AD dapat dioperasionalkan secara optimal, adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis, dan relevan dengan tuntutan tugas prajurit di masa kini dan masa depan.

Forum penting ini dihadiri oleh para Direktur Kodiklatad, Waasops Kasad Bidang Siapsat, pejabat Balakpus TNI AD, perwakilan Kotama Ops Kopassus, para Komandan dan Kepala Lembaga Pendidikan Balakpus, serta seluruh Danrindam TNI AD dan jajaran Kodiklatad.

[irp]

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas satuan dalam pembangunan sistem pendidikan militer yang terpadu.

Dalam sambutan tertulis Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mihamad Hasan yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatad, disampaikan bahwa kurikulum merupakan fondasi utama dalam membentuk prajurit profesional.

Oleh karena itu, kurikulum pendidikan TNI AD harus senantiasa adaptif, berkarakter, dan relevan untuk menghadapi dinamika ancaman serta kompleksitas tugas yang semakin berkembang.

Penekanan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dan masukan konstruktif dari seluruh unsur lembaga pendidikan. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, diharapkan lahir kebijakan pembinaan kurikulum yang unggul, responsif, dan aplikatif, sehingga mampu menjawab kebutuhan operasional satuan di lapangan.

Kehadiran Danrindam II/Sriwijaya Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma dalam Sidang Wankurad TA 2025 ini mencerminkan komitmen kuat TNI AD, khususnya di wilayah Kodam II/Sriwijaya, dalam menjamin mutu dan kualitas pendidikan prajurit. Kurikulum yang adaptif dan berkarakter diyakini mampu mencetak prajurit yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral, kedisiplinan, dan kesiapan mental yang tinggi.

[irp]

Selaras dengan arahan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujung Darwis, M.D.A., yang disampaikan kepada para Danrindam serta seluruh Gadik dan Gapendik, ditegaskan bahwa upaya membentuk prajurit yang hebat dan tangguh membutuhkan pedoman pendidikan yang terstruktur dan komprehensif.

Pedoman tersebut harus mampu mengintegrasikan pembinaan fisik, mental, intelektual, serta moralitas secara menyeluruh.

Menurutnya, pendidikan militer tidak boleh hanya menghasilkan kemampuan parsial, tetapi harus membentuk pribadi prajurit yang utuh, siap menghadapi tugas, serta memiliki integritas dan loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara.

Melalui Sidang Wankurad TA 2025 ini, diharapkan terwujud keselarasan kebijakan dan implementasi kurikulum di seluruh lembaga pendidikan TNI AD. Keselarasan tersebut menjadi kunci dalam mencetak prajurit yang tangguh, adaptif, berkarakter, dan profesional, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas serta pengabdian TNI Angkatan Darat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.