PALEMBANG, staging.sriwijayaterkini.co/ – Seorang pemuda bernama M Yoga Prasetya (22), warga Jalan Bali Lorong Prawira II, Kelurahan 20 Ilir II, Kecamatan Kemuning, Palembang, tewas tenggelam setelah diduga mengalami keram kaki saat berenang di Danau Golf Kenten, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.
Korban diketahui tenggelam ketika mencari remis bersama sejumlah rekannya di danau tersebut. Meski sempat mendapat pertolongan dari teman-temannya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban bersama lima rekannya berinisial AD (19), PD (19), PH (16), RY (19), dan IL (19) memasuki kawasan Danau Golf Kenten untuk mencari remis yang rencananya akan dijadikan lauk makan.
Saat aktivitas berlangsung, korban berenang menuju bagian tengah danau untuk mencari remis. Tidak lama kemudian, korban terlihat melambaikan kedua tangannya sambil meminta pertolongan kepada teman-temannya.
Melihat kondisi tersebut, para saksi langsung berusaha memberikan bantuan. Namun upaya penyelamatan tidak berjalan mudah karena lokasi korban berada cukup jauh di tengah danau.
“Kami sudah berusaha menolong korban, tetapi karena posisinya berada di tengah danau kami kesulitan menjangkaunya,” ujar para saksi kepada petugas kepolisian saat dimintai keterangan.
Dalam proses penyelamatan, para saksi juga mengalami kelelahan sehingga akhirnya mereka menepi ke bibir danau. Karena panik, mereka kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan (security) yang berjaga di sekitar kawasan tersebut.
Para saksi menduga korban mengalami keram kaki saat berenang sehingga tidak mampu menyelamatkan diri meski diketahui memiliki kemampuan berenang.
“Kami melapor kepada petugas keamanan. Korban sebenarnya bisa berenang, kemungkinan mengalami keram kaki sehingga tenggelam,” ungkap salah seorang saksi.
Diketahui, Danau Golf Kenten merupakan kawasan yang tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum. Korban bersama rekan-rekannya diduga memasuki area tersebut secara sembunyi-sembunyi.
Sekitar pukul 18.25 WIB, tim yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan korban. Namun saat dievakuasi ke tepi danau, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kaposlek IT II Palembang, AKP Firmansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi yang berada di lokasi,” katanya.
Usai proses evakuasi, pihak keluarga korban memutuskan tidak membawa jenazah ke rumah sakit.
Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans PMI Palembang untuk dimakamkan.
“Permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutup AKP Firmansyah.(DHO)
