PALEMBANG, staging.sriwijayaterkini.co/ – Kecelakaan transportasi air terjadi di perairan Sungai Musi, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (8/7/2026). Sebuah speedboat jurusan Sungai Ogan–Palembang tenggelam setelah ditabrak speedboat lain saat melintas di bawah Jembatan Ampera.
Beruntung, seluruh 11 penumpang beserta nahkoda berhasil diselamatkan oleh nelayan, pengguna sungai yang berada di sekitar lokasi, serta personel Satpolairud Polrestabes Palembang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasat Polairud Polrestabes Palembang melalui Kanit Gakkum, AKP Kamil Al Rasyid, mengatakan insiden bermula ketika speedboat milik Mustofa yang melayani rute Sungai Ogan (Indralaya) menuju Palembang hendak berlayar dari Dermaga Pasar 16 Ilir.
Saat melintas di bawah Jembatan Ampera, speedboat tersebut diduga ditabrak oleh speedboat Kalfin yang datang dengan kecepatan tinggi dari arah samping.
“Speedboat Kalfin dengan mesin 200 PK datang dari samping dan menabrak sisi kiri speedboat milik korban hingga kapal tenggelam,” ujar AKP Kamil Al Rasyid.
Benturan keras menyebabkan speedboat yang membawa 11 penumpang itu terbalik dan tenggelam. Seluruh penumpang tercebur ke Sungai Musi.
Melihat kejadian tersebut, sejumlah nelayan dan nahkoda kapal yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan. Personel Satpolairud Polrestabes Palembang yang menerima laporan juga bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Dermaga Boom Baru guna menjalani pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.
AKP Kamil memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam kecelakaan tersebut. Namun, para korban mengalami kerugian materiil akibat sejumlah barang pribadi, termasuk telepon genggam, hilang terbawa arus sungai.
“Kami telah mengamankan nahkoda bersama seluruh penumpang untuk dimintai keterangan. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” katanya.
Hingga Rabu malam, aparat Satpolairud Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa nahkoda kedua speedboat yang terlibat dalam insiden tersebut.(DHO/DIT)
