News

Magazine WP Theme

Polisi Tembak Pelaku yang Sekap dan Peras ASN Banyuasin hingga Puluhan Juta, Modus Sopir Travel

PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Polisi memberikan tindakan tergas dan terukur kepada komplotan pelaku yang menyekap dan memeras Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga puluhan juta di Palembang.

Aksi yang dilakukan pelaku terhadap korban berinisial S (38), warga Jalan Maulana Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

Korban menjadi korban penculikan dan pemerasan oleh komplotan pelaku yang menyamar sebagai sopir travel.

Saat kejadian Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB lalu, korban yang berada di Kawasan Pangkalan Balai Banyuasin menunggu mobil travel dengan tujuan Kecamatan Lais musi Banyuasin.

[irp]

Lalu tak lama kemudian, mobil Avanza hitam datang dan tanpa rasa curiga, korban langsung naik dan duduk di bangku tengah mobil.

Korban di dalam mobil bersama pelaku yang merupakan sopir denganciri-ciri bertubuh gemuk berusia sekitar 40 tahun tanpa ada penumpang lain.

“Saya pikir itu travel yang biasa mangkal. Di dalam cuma ada sopir,” ujar korban saat dimintai keterangan.

Setelah mobil berjalan, tetiba ada pelaku lain yang sudah bersembunyi di bagian belakang mobil.

[irp]

“Baru jalan sebentar, tiba-tiba dari belakang ada yang menodongkan pisau ke leher saya,” ungkap korban.

Korban terkejut dan pelaku tadi langsung melakban mata dan mulut serta mengikat tangannya menggunakan tali.

Korban hanya pasrah dan merasakan mobil masih terus berjalan. “Selama perjalanan saya tidak mengetahui kemana arah tujuan,” terangnya.

Barulah sekitar pukul 10.30 WIB, korban diturunkan dari dalam mobil dan dibawa pelaku ke sebuah rumah yang tidak dikenalnya.

[irp]

Lakban yang menutup mata sempat dibuka, namun korban tetap tidak mengetahui lokasi pasti keberadaanya.

Selama disekap dalam rumah para pelaku memaksa korban untuk membuka password ponsel korban.

Lalu, pelaku menggunakan M-banking pada ponsel milik korban untuk mentransfer uang Sebesar Rp 30 juta yang dikirim ke rekening Bank Mandiri atas nama Listina yang beralamat di Sukawinatan.

Kemudian, Rp20 juta ditransfer ke rekening Bank BRI atas nama Musyadat serta Pelaku juga melakukan top up Rp500 ribu ke nomor 082210537828 yang terdeteksi berada di wilayah Kayuagung.

[irp]

“Setelah disekap selama satu jam, saya dibawa keluar lagi menggunakan mobil. Saya baru sadar mobil mengarah ke Sukawinatan, jalan arah bandara SMB II, lalu lewat Polsek Sukarami,” kenang korban lagi.

Korban diturunkan oleh pelaku di samping pos Polisi Polsek Sukarami yang berada di arah terminal Alang-Alang Lebar Km 12 Palembang.

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp50,5 juta, oleh karena itulah dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Selasa (24/2/2026).

Anggota Satreskrim Opsnal Pidum Polrestabes Palembang di bawah pimpinan kasubnit Pidum Ipda Popay bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan.

[irp]

“Tim Opsnal Pidum langsung begerak cepat untuk mencari keberadaan pelaku,” Ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP M Jedi P. Sabtu, (28/2/2026).

Hasilnya satu pelaku berinisial JH (30) warga Musi Banyuasin berhasil kita identifikasi dan dilacak keberadaanya.

Pelaku ditangkap ketika hendak melarikan diri ke Yogyakarta menggunakan bus di wilayah Musi Banyuasin (Muba), tepatnya di kawasan Pos Polisi Kecamatan Sri Gunung saat tersangka sudah berada didalam bus hendak kabur pada Kamis, (26/2/2026).

Saat akan dilakukan pemeriksaan di dalam bus, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha kabur, namun berkat kesigapan anggota pelaku berhasil ditangkap dan diturunkan dari dalam bus.

[irp]

Sayangnya, pelaku terus berupaya untuk melarikan diri saatpelaku sudah turun dari dalam bus, pelaku kembali mencoba melarikan diri, kali ini petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki pelaku.

“Karena melawan dan membahayakan petugas, anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur,” tegas Jedi.

Setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan sebelum digelandang ke Mapolrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza warna hitam yang digunakan dalam aksi penculikan serta sejumlah uang tunai.

“Saat ini, kami masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi penculikan dan pemerasan tersebut. Sebaiknya pelaku segera menyerahkan diri sebelum petugas melakukan tindakan tegas,” tutupnya.