PALEMBANG, staging.sriwijayaterkini.co/ – Fave Hotel Palembang resmi melakukan rebranding menjadi Fave+ Hotel Palembang pada Sabtu, 6 Desember 2025. Perubahan identitas ini ditandai dengan pelaksanaan Rebranding Ceremony yang dihadiri langsung oleh CEO Archipelago International, John Flood, serta jajaran manajemen Fave+ Hotel Palembang.
Rebranding ini menjadi bagian dari strategi Archipelago International dalam meningkatkan standar layanan dan fasilitas hotel, sekaligus memperkuat posisi Fave+ sebagai hotel berkonsep lifestyle yang menyasar segmen tamu bisnis maupun wisatawan.
Dalam sambutannya, Senior Director Corporate Communication & Public Relation Archipelago International, Sari Kusumaningrum, menyampaikan bahwa transformasi Fave Hotel menjadi Fave+ merupakan tonggak baru dalam perjalanan brand tersebut, khususnya di Palembang.
“Rebranding ini bukan sekadar perubahan nama dan logo, tetapi peningkatan menyeluruh pada kualitas layanan dan fasilitas. Kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang lebih modern, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Sari.
Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah Marble Lounge, fasilitas lifestyle yang dirancang sebagai ruang bersantai, bekerja, dan bersosialisasi bagi masyarakat Palembang. Kehadiran Marble Lounge diharapkan dapat menjadi alternatif tempat “healing” dan berkumpul selain pusat perbelanjaan.
“Kami ingin warga Palembang memiliki tempat untuk healing dan bersantai, bukan hanya di mal, tetapi juga di hotel. Marble Lounge menjadi fasilitas baru yang akan memperkuat konsep lifestyle di Fave+ Palembang,” jelasnya.
Archipelago International Kembangkan Sayap Secara Global
Archipelago International saat ini tercatat sebagai perusahaan manajemen hotel terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini mengelola 157 properti yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, dengan delapan brand utama, yakni Aston, Fave, Harper, Alana, Kamuela, Mio, Quest, dan Powered by Archipelago.
Tidak hanya fokus di pasar domestik, Archipelago juga terus memperluas jaringan ke tingkat internasional. Sari mengungkapkan bahwa saat ini Archipelago telah memiliki lima properti Grand Aston di Kuba, serta baru membuka hotel di kawasan Karibia dan Santo Domingo.
“Kami juga baru menandatangani perjanjian kerja sama dengan Knowledge Economic City (KEC) di Madinah untuk membuka brand baru di Arab Saudi,” ungkapnya.
Dalam menjaga kualitas bertaraf internasional, Archipelago memiliki corporate chef yang secara rutin melakukan audit kualitas makanan di seluruh properti sebanyak dua hingga tiga kali dalam setahun.
“Kualitas makanan di setiap hotel Archipelago harus setara. Karena itu, corporate chef akan melakukan audit dan kami juga akan menggelar kompetisi ‘The Best of the Best Chef’ pada Januari 2026 untuk menjaring talenta baru dan meningkatkan standar kuliner,” tambahnya.
Ke depan, Archipelago juga akan meluncurkan program promosi bertajuk “60 Detik ke Seoul”, yang menghadirkan rangkaian promosi kuliner Korea serta sesi food testing bersama media pada Januari mendatang.
Fasilitas Baru dan Layanan Premium untuk Tamu
Sementara itu, Marcom Fave+ Hotel Palembang, Rizky Ariansyah, menjelaskan bahwa perubahan menuju Fave+ Palembang diikuti peningkatan signifikan pada fasilitas kamar maupun area publik hotel.
Beberapa pembaruan yang dilakukan antara lain penambahan Google Nest dan Smart TV pada tipe Executive Suite, penambahan toolbar di tipe kamar tertentu, serta kehadiran Marble Lounge yang juga difungsikan sebagai area nongkrong dan co-working space.
Saat ini, Fave+ Hotel Palembang memiliki total 163 kamar, yang terdiri dari 2 kamar Deluxe, 2 kamar Deluxe Premier, 6 Executive Suite, dan 153 kamar tipe Superior.
“Harapan kami ke depan, Fave+ Palembang dapat menjadi pilihan utama bagi tamu bisnis maupun wisata, dengan pelayanan dan kualitas yang terus meningkat,” pungkasnya.(Yulie)

Leave a Reply