News

Magazine WP Theme

Delapan Warung di Jalan Talang Kerangga Palembang Terbakar Hebat, Diduga Akibat Ledakan Gas Elpiji

PALEMBANG, staging.sriwijayaterkini.co/ – Sejumlah warung yang berada di Jalan Talang Kerangga, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, terbakar hebat pada Selasa, 16 Desember 2025.

Kebakaran yang terjadi pada kawasan padat aktivitas tersebut sontak menggegerkan warga sekitar serta para pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Api diduga kuat berasal dari ledakan tabung gas elpiji di salah satu warung makan yang berada di deretan toko tersebut. Ledakan awal yang terdengar cukup keras membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan dengan cepat merambat ke warung-warung lain yang letaknya saling berdampingan.

Setidaknya delapan warung dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Mayoritas bangunan yang terbakar merupakan warung semi permanen yang terbuat dari kombinasi kayu dan material ringan, sehingga api dengan mudah menyebar. Kondisi ini membuat upaya pemadaman awal menjadi cukup sulit dilakukan.

[irp]

Kebakaran tersebut menarik perhatian warga sekitar yang berupaya memberikan pertolongan sebisanya. Beberapa warga terlihat membantu memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta mengamankan area sekitar agar api tidak merambat ke bangunan lain yang lebih besar.

Sementara itu, penghuni dan pemilik warung memilih menyelamatkan diri mengingat api yang terus membesar dan kondisi yang semakin berbahaya.

Salah satu warga sekitar lokasi kejadian, Budiman (38), mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari suara ledakan yang berasal dari salah satu warung.

“Awalnya ada suara ledakan dari salah satu warung sate yang ada di lokasi kejadian,” ujar Budiman. Setelah ledakan tersebut, api langsung membesar dan dengan cepat menjalar ke warung-warung di sebelahnya.

Tidak lama setelah kejadian, sekitar delapan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Palembang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman di tengah kepulan asap tebal dan panas yang cukup menyengat. Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar yang ikut menyemprotkan air menggunakan peralatan seadanya.

[irp]

Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih selama satu jam. Berkat kerja keras petugas Damkar dan bantuan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Meski demikian, delapan warung yang terbakar tersebut tak dapat diselamatkan dan kini hanya menyisakan puing-puing bangunan yang hangus dilalap api.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat seluruh bangunan warung beserta isinya ludes terbakar. Aparat terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas elpiji, khususnya di kawasan warung makan dan permukiman padat. Warga diimbau untuk rutin memeriksa kondisi tabung, selang, serta regulator gas guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.