News

Magazine WP Theme

Bapak Pelopor Sekolah dan Berobat Gratis Sumsel, H Alex Noerdin Tutup Usia di Jakarta

PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, H Alex Noerdin, sekaligus apak lopor sekolah dan berobat gratis tutup usia pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta.

Ia wafat pada usia 76 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Kabar wafatnya mantan Bupati Muba dua periode ini pertama kali menyebar melalui pesan WhatsApp sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga.

Juru bicara keluarga, Okta Alfarisi, menyampaikan pernyataan resmi terkait wafatnya mantan orang nomor satu di Sumsel tersebut.

[irp]

“Innalilahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta,” ujarnya.

Saat ini, keluarga sedang mengurus proses pemulangan jenazah ke Palembang untuk dimakamkan.

Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Alex Noerdin dilaporkan mulai menurun sejak Jumat (20/2/2026). Ia sempat dirawat di RS Siloam Palembang.

Namun, karena keterbatasan peralatan medis, ia kemudian dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

[irp]

Kondisi kritisnya bahkan menyebabkan sidang kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde Palembang yang menjeratnya harus ditunda. Sidang tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1 A Palembang dengan agenda pemeriksaan saksi.

Alex Noerdin dikenal sebagai pemimpin visioner yang membawa banyak perubahan besar bagi Sumatera Selatan selama menjabat sebagai gubernur periode 2008–2018.

Salah satu warisan paling fenomenal adalah program sekolah gratis dan berobat gratis, yang membuka akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Program ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Selatan.

[irp]

Selain itu, Alex juga berperan besar dalam pembangunan berbagai infrastruktur strategis, antara lain:

Jakabaring Sport City, yang menjadi lokasi SEA Games 2011, Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang, Peningkatan jalan dan konektivitas daerah Pengembangan kawasan olahraga bertaraf internasional

Berkat kepemimpinannya, Palembang berhasil menjadi tuan rumah berbagai event nasional dan internasional.

Sementara, penasihat hukum almarhum, Hj Titis Rachmawati SH MH dalam rilisnya didampingi Redho Junaidi SH MH menyampaikan rasa duka mendalam dan permohonan maaf.

[irp]

“Kami, selaku Tim Penasihat Hukum Bapak H Alex Noerdin, dengan rasa duka yang mendalam menyampaikan kabar bahwa klien kami, Bapak H Alex Noerdin, telah berpulang ke Rahmatullah pada hari ini di Rumah Sakit Siloam Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) di Jakarta,” ujar Titis kepada awak media Rabu sore.

Sehubungan dengan peristiwa duka ini, Titis menyampaikan poin-poin hukum yakni, gugurnya Penuntutan Demi Hukum.

Berdasarkan ketentuan Pasal 77 KUHP Jo Pasal 71 ayat 2 huruf c UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP Baru, yang menyatakan bahwa kewenangan menuntut pidana hapus, jika tertuduh meninggal dunia maka segala proses hukum atau penuntutan yang sedang berjalan terhadap beliau dinyatakan gugur demi hukum.

“Untuk Penghentian seluruh proses persidangan, kami akan segera berkoordinasi dengan Majelis Hakim dan Penuntut Umum untuk melengkapi administrasi sengketa hukum ini agar segera dikeluarkan penetapan penghentian perkara. Hal ini merupakan prosedur standar hukum di Indonesia guna memberikan kepastian hukum,” terang Titis.

[irp]

Untuk menghormati kedamaian mendiang,Titis juga memohon kepada semua pihak, termasuk rekan-rekan media, untuk menghentikan segala spekulasi maupun pemberitaan yang bersifat menyudutkan.

“Biarlah beliau beristirahat dengan tenang. Segala bentuk perjuangan dan dedikasi yang pernah beliau berikan untuk kemajuan daerah ini biarlah menjadi warisan sejarah yang kita ingat bersama,” katanya.

Mewakili keluarga, Titis memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama
masa hidup dan masa persidangan terdapat kekhilafan yang dilakukan oleh almarhum.

“Kami memohon doa agar almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Tugas kami mendampingi beliau secara hukum telah usai, namun doa kami untuk beliau akan terus mengalir,” tutup Titis.