OKI, staging.sriwijayaterkini.co/ – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan kegiatan Pelayanan Terpadu BPJS Kesehatan yang digelar langsung di tingkat kecamatan.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menjamin seluruh penduduk Kabupaten OKI dalam program jaminan kesehatan. Menurutnya, perlindungan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipastikan keberlangsungannya tanpa terkendala persoalan administratif maupun kondisi ekonomi.
“Pemerintah daerah OKI telah menyiapkan anggaran khusus untuk memastikan seratus persen warga mendapatkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh melalui program JKN,” ujar Muchendi saat menghadiri kegiatan pelayanan terpadu tersebut.
Muchendi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kehadiran layanan BPJS Kesehatan yang hadir langsung di kecamatan. Ia menilai masih terdapat warga yang belum mengetahui status kepesertaan JKN mereka, sehingga perlu dilakukan pengecekan secara langsung agar tidak terjadi kendala ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Menurutnya, masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN masih memiliki kesempatan untuk mendaftar. Warga dapat memilih menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sementara itu, bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi, pemerintah daerah membuka ruang pendaftaran melalui mekanisme verifikasi dan validasi oleh dinas terkait.
“Jika memang tidak mampu, masyarakat dapat mendaftar dan akan dilakukan validasi oleh dinas terkait agar tetap mendapatkan jaminan kesehatan. Tidak boleh ada warga OKI yang kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi atau ekonomi,” tegas Muchendi.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten OKI, Yusfikarina, menyampaikan bahwa pelayanan terpadu menjadi sarana strategis untuk mendekatkan informasi dan layanan JKN kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa melakukan konsultasi, pengecekan status kepesertaan, hingga mendapatkan penjelasan langsung terkait prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan,” jelas Yusfikarina.
Ia mengungkapkan bahwa per 01 Desember 2025, capaian kepesertaan JKN di Kabupaten OKI telah mencapai angka 100,38 persen dari total penduduk sebanyak 809.627 jiwa. Angka ini menunjukkan bahwa Kabupaten OKI telah melampaui target Universal Health Coverage (UHC).
“Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Masyarakat OKI dapat dengan mudah mengecek status kepesertaan JKN mereka melalui layanan terpadu ini,” tambahnya.
Yusfikarina juga berharap kehadiran layanan BPJS Kesehatan di tingkat kecamatan mampu memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus datang ke kantor pelayanan, sehingga layanan kesehatan menjadi lebih efisien dan mudah dijangkau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten OKI, Endang Kartika Hardiana, serta Camat Pedamaran Timur, Muhammad Yusuf. Kehadiran unsur pemerintah daerah ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kemudahan akses layanan publik bagi masyarakat.
Camat Pedamaran Timur, Muhammad Yusuf, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pelayanan terpadu di wilayahnya. Ia menilai layanan langsung di kecamatan sangat membantu masyarakat dalam mengurus data dan kepesertaan JKN.
“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di sini, tetapi juga berlanjut di kecamatan lain agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Pelayanan Terpadu ini, BPJS Kesehatan Cabang Palembang bersama Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmen untuk memastikan informasi dan layanan jaminan kesehatan dapat dijangkau secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten OKI.
